Apakah IMS itu.,……..???

  • IMS juga dikenal dengan istilah penyakit kelmin.
  • Biasanya ditularkan melaui hubungan seksual (Lewat vagina, anus dan mulut).
  • Ada beberap jenis IMS yang menularkan melalui penggunaan jarum suntik secara bergantian.

Bagaiman Penulara IMS………???

  • IMS menular melalui:
  • Hubungan seks tanpa kondom
  • Penggunaan jarum suntik secara bergantian

Apa saja gejala IMS……..???

  • IMS sering kali tidak menunkukan gejala terutama pada perempuan.
  • Beberapa jenis IMS tidak memiliki tanda ataupun gejala. Walaupun pasangan anda terlihat sehat, bisa saja dia terkena IMS
  • Jika bergejala, yang mungkin muncul adalah:
  • Keputihan yang berbau atau gatal.
  • Muncul benjolan, bintil atau lukadi sekitar kelamin.
  • Gatal, sakit atau rasa panas di sekitar kelamin.
  • Keluar nanah di sekitar kelamin dan sakit pada saat kencing.
  • Sakit di dalam vagina saat berhubungan seks.
  • Bengkak di pangkal paha.
  • Pendarahan pada alat kelamin.

Siapa saja dapat terinfeksi IMS. Tidak memandang usia, pekerjaan, suku, atau jemis kelamin selama dia melakukan hubungan seks berisiko.

Bagaimana agar terhindar  dari IMS……….???

  • Setia dengan satu pasangan seks.
  • Kalau tidak bisa setia gunakan pengaman saat berhubungan seks.
  • Kalau sedang hamil, periksa IMS ke klinik atua rumah sakit.
  • Jangan melakukan seks dalam keadaan ‘high’ atau mabuk.
  • Tidak memakai jarum suntik secara bergantian.

Apa yang terjadi jika IMS tidak segera diobati…….???

  • Lebih mudah terinfeksi HIV.
  • Berisiko terjadi kemandulan.
  • Berisiko terjadi keguguran.
  • Berisiko menularkan IMS kepada janin yang di kandund.
  • Berisiko terjadi kerusakan otak hingga berakibat pada kematian.
  • Berisiko menularkan IMS pada pasangan.

Iklan